Ahirnya Huawei Menghadirkan Empat Solusi Baru untuk Infrastruktur Internet


Huawei memberitahukan empat solusi baru yg berfungsi mendukung upaya transformasi infrastruktur internet di Indonesia serta di daerah Asia Pasifik.

Solusi terakhir yg diluncurkan pada Huawei ISP Summit 2019 pada hari Jumat di Nusa Dua Bali ditujukan untuk industri penyedia layanan internet (ISP).

Keempat solusi tersebut artinya penyimpanan all-flash Huawei OceanStor Dorado3000, server rak FusionServer 2298 V5, 600G sentra data interkoneksi (DCI) serta solusi transmisi CloudEngine 16800 yg artinya switch sentra data pertama yg mendukung era kecerdasan buatan (AI).

Chief Technology Officer (CTO) Huawei Marketing & Sales Solution Department dari Enterprise Business Group Liang Yongjian, menyebutkan bahwa Huawei sanggup memenuhi semua kebutuhan pelanggan untuk layanan peluncuran cepat, pelepasan sumber daya yg fleksibel, analitik data besar, interkoneksi sentra data ultra-lebar, serta layanan VR serta streaming ultra HD.

"Sebagai penyedia serta inovator terkemuka dalam layanan serta infrastruktur cloud, melewati taktik manajemen cloud terintegrasi, sentra data cloud Huawei mendukung akselerasi transformasi dalam urusan ekonomi ISP, pertumbuhan terus pesat seiring dengan meningkatnya software cloud di Asia Pasifik, "kata Liang Yongjian.

Solusi inovatif dari Huawei ini diinginkan bisa menolong sejumlah penyedia layanan internet di daerah Asia Pasifik untuk merubah infrastruktur internet dari era data silo menuju era komputasi awan yg berorientasi pada AI.

Berbagai penelitian IDC menyebutkan tren perusahaan di daerah Asia Pasifik yg mulai mengalihkan fokus pada Pengembalian Investasi (RoI) dengan memotong pengeluaran TIK serta beralih ke layanan hosting ke cloud.

IDC memperkirakan bahwa pada tahun 2020, setidaknya 55 persen perusahaan di daerah Asia Pasifik, tidak hanya Jepang, akan terkait erat dengan taktik digital, melakukan transformasi pasar besar-besaran, serta menerapkan model urusan ekonomi baru dalam menyajikan produk serta layanan digital dengan jumlah Hosting belanja. untuk layanan cloud diperkirakan mencapai 18 miliar dolar AS pada tahun 2022.

Klik Untuk Komentar